Dinding Rumah dari Tanah, Solusi Hunian Makin Sejuk

Posted on

Siapa sangka, dinding rumah dari tanah bisa jadi opsi tepat untuk menciptakan hunian yang ramah lingkungan, sejuk dan nyaman untuk ditinggali. Material dinding ini berbeda dari batu bata pada umumnya. Sebab, material berasal dari tanah yang terlebih dahulu dipadatkan. 

Baca juga: Mengenal Material Favorit Masa Kini, Dinding Rumah Hebel

Dinding Rumah dari Tanah Solusi Hunian Makin Sejuk
Dinding rumah dari tanah tergolong sejuk dan nyaman ditinggali. Foto: Istimewa

Daya Tarik Penggunaan Dinding Rumah dari Tanah

Arsitek berbakat Indonesia, Budi Pradono menyebutkan bahwa dinding dari material tanah bisa dibangun dengan metode rammed earth atau tanah yang dipadatkan. Material ini tidak perlu melalui proses pembakaran layaknya material batu bata pada umumnya. 

Kelebihan Dinding dari Tanah

Dinding dari tanah bisa menahan panas yang masuk ke dalam rumah. Sebab, tembok memiliki ketebalan khusus sehingga hawa panas dari luar tidak cepat tembus. 

Bersumber dari detikproperti, dinding dari tanah tergolong ramah lingkungan. Sebab, ketebalannya bisa mencapai 30 cm. Jadi, ketika terkena sinar matahari, panasnya tidak akan masuk sampai ke dalam. Hal ini berujung pada saving energy.

Di siang hari yang terik, dinding akan menyerap radiasi panas namun tidak langsung meneruskannya ke dalam ruangan. Panas tersebut baru akan mencapai sisi dalam dinding setelah 8–12 jam (efek thermal lag). Kondisi ini tepat saat udara malam mulai mendingin. Hasilnya, konsumsi listrik untuk AC dapat ditekan secara signifikan dan berkelanjutan.

Di samping itu, dinding dari tanah juga memiliki tampilan yang unik. Tampilannya ini cocok bagi mereka yang menginginkan suasana rumah alami. Warna coklat pada dinding bisa beragam, tergantung dari mana lokasi tanah diambil. 

Perbandingan Dinding dari Tanah Padat vs Blok Tanah Cetak

Material Dinding dari tanah padat dibuat langsung dengan memadatkan campuran tanah dalam bekisting. Campurannya lebih kering dan dipadatkan berlapis hingga membentuk dinding utuh. Prosesnya sendiri lebih lama, tapi hasilnya bisa sangat kokoh dan tahan lama. 

Sementara itu, dinding blok tanah cetak dibuat dalam bentuk blok terlebih dahulu. Kemudian, barulah material disusun seperti bata. Material ini lebih fleksibel dengan pemasangan cepat dan praktis ketimbang dinding dari tanah padat. 

Baca juga: Dinding Rumah Batu Alam untuk Tampilan Fresh dan Natural

Secara keseluruhan, dinding rumah dari tanah menawarkan solusi hunian yang lebih sejuk, alami dan hemat energi. Baik metode tanah padat maupun blok tanah cetak memiliki karakteristik tersendiri yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan estetika hingga efisiensi pembangunan.