Solusi Sederhana Mengatasi Dinding Rembes Air Hujan 

Posted on

Kondisi dinding rembes air hujan merupakan situasi yang sangat menjengkelkan. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa mempengaruhi tampilan dan kesehatan dinding rumah. Oleh sebab itu, dibutuhkan tips perawatan yang tepat agar permasalahan tidak semakin melebar. 

Baca juga: Solusi Tepat Bersihkan Dinding Dapur Berminyak di Rumah

Solusi Sederhana Mengatasi Dinding Rembes Air Hujan
Dinding rembes air hujan bisa diatasi dengan melapisi retak rambut. Foto: Istimewa

Solusi Tepat Mengatasi Dinding Rembes Air Hujan

Bersumber dari PT. Hissan Trading Indonesia, dinding rembes bisa jadi akibat lapisan waterproofing yang kurang maksimal. Akibatnya, dinding mudah lembab dan rembes. Sistem drainase yang buruk juga bisa jadi pemicunya. Air yang mengalir lama-lama membuat rembesan semakin parah hingga menyebabkan cat mengelupas dan berjamur. 

Mengatasi Dinding Rembes

Kondisi dinding rembes yang terjadi ketika hujan bisa diatasi dengan beberapa langkah berikut. 

  • Melapisi retak rambut: Retak rambut bisa terjadi lantaran perubahan suhu dan kelembapan udara. Kondisi ini membuat air hujan merembes ke dinding, sehingga penting untuk melapisi dengan semen putih dan cat anti air. 
  • Mengaplikasikan sealant: Sealant bisa diaplikasikan pada mortar atau semen sambungan antar bata. Aplikasi ini berguna untuk menyerap air ke dalam bata, sehingga air tidak merembes keluar. Namun, sealant hanya bisa mengatasi rembesan air yang muncul sesekali, bukan terus menerus. 
  • Cat waterproof: Cat anti air ini bisa melapisi permukaan dinding untuk mengatasi rembesan air dengan cepat. Namun, jika jika masih merembes, maka cobalah mencari tahu penyebabnya. 

Biasanya, masalah lain yang menyebabkan rembesan air pada dinding bisa terjadi karena beberapa hal. Mulai dari kebocoran pipa, talang air tersumbat dan lainnya.

Tabel Perbandingan Acrylic vs Polyurethane (PU)

Aspek Perbandingan Acrylic Sealant Polyurethane (PU) Sealant
Bahan Dasar Terbuat dari asam akrilat. Terbuat dari polimer polyurethane organik.
Sifat Elastisitas Tidak elastis. Cenderung kaku setelah kering sempurna (mirip sifat semen). Sangat elastis. Memiliki kelenturan seperti karet yang mampu mengikuti pergerakan struktur.
Daya Rekat Standar, efektif untuk celah kecil yang statis (tidak bergerak). Sangat kuat. Dirancang sebagai perekat struktural yang mampu mengikat material berat.
Ketahanan Cuaca & UV Rendah, berisiko retak jika terpapar panas matahari terus-menerus. Sangat Tinggi. Memiliki daya tahan prima terhadap sinar UV dan perubahan suhu ekstrem.
Kemampuan Dicat Sangat Baik. Dapat dicat setelah kering agar menyatu dengan warna material dasar. Bisa Dicat. Dapat dilapisi cat sesuai dengan kebutuhan estetika bangunan.
Media Aplikasi Utama Plafon interior, dinding beton (retakan), dan sambungan kayu dalam ruangan. Beton, kusen aluminium, kayu, hebel (bata ringan), dan area sambungan struktural.

Baca juga: Solusi Mengatasi Cat Dinding Menggelembung saat Hujan

Dinding rembes air hujan bisa diatasi dengan beberapa cara sederhana. Mulai dari penggunaan cat waterproof, melapisi retak rambut hingga mengaplikasikan sealant berkualitas untuk menangani masalah.