Tak banyak yang sadar bahwa menciptakan hunian stylish dan fungsional tidak harus menghabiskan banyak biaya. Sebab, ada solusi dimana penghuni bisa menciptakan desain rumah industrial yang berkarakter dan kekinian, namun dengan anggaran terbatas. Salah satu rekomendasi desain dinding adalah dinding rumah industrial.
Baca Juga: Dekorasi Dinding Kamar Tidur dengan Sentuhan Seni untuk Ruangan Lebih Nyaman

Ide Dinding Rumah Industrial Berkarakter dan Murah
Secara umum, desain industrial menonjolkan berbagai material mentah. Misalnya saja dinding bata ekspos, langit-langit beton hingga struktur logam yang dibiarkan dalam bentuk aslinya, tanpa finishing tambahan.
Berbagai elemen desain yang diaplikasikan, mampu menciptakan hunian estetik, casual dan industrial. Langsung saja, berikut rekomendasi desain industri yang tampil berkarakter dan low budget.
Dinding Bata Ekspos

Pada dasarnya, dinding bata ekspos merupakan elemen klasik dalam desain industrial. Pilihan desain ini memberikan tampilan alami yang autentik.
Penghuni bisa mengaplikasikan dinding bata yang tidak dicat atau hanya dilapisi sedikit cat transparan. Material ini bisa menonjolkan tekstur dan karakter alami dari bata tersebut.
Sayangnya, dinding tersebut mudah berdebu. Tenang, ada solusi jitu untuk menyiasatinya. Cukup berikan coating sehingga tampilan dinding tetap estetik.
Dalam praktiknya, dinding bata ekspos tak hanya memberikan keindahan visual saja. Namun juga memperkuat nuansa industri di dalam ruangan. Melalui material ini, penghuni bisa menciptakan atmosfer yang berkarakter dan elegan pada hunian industrial.
Soal harga, bata ekspos tempel berkisar Rp90.000 hingga Rp140.000 per lembar. Namun harga tersebut tergantung ukuran dan jenisnya.
Dinding Semen Ekspos Abu Gelap

Desain dinding rumah industrial ini cocok bagi penghuni yang menginginkan tampilan ruang agak gelap. Kunci untuk membuat dinding semen ekspos adalah bermain menggunakan campuran semen.
Penghuni bisa mencampurkan semen biasa dan semen putih instan. Hasilnya, tercipta siluet industrial yang sangat kental. Namun saat tidak rata dalam mencampurkannya, semen jadi mudah retak. Untuk itu, pastikan sudah mencampurnya dengan sempurna sebelum diaplikasikan.
Khusus perabot rumah, masukkan elemen kayu dan besi agar tampilan ruangan jadi lebih serasi. Jangan lupa untuk melengkapi ruangan dengan pencahayaan besar agar suasananya tak terasa suram. Ketika menerapkan dinding tersebut di ruang tamu, menyambut siapa saja yang datang ke rumah jadi lebih percaya diri. Saat bercengkrama di ruangan tersebut juga terasa lebih nyaman.
Perihal harga, berkisar Rp440.000 per sak namun tergantung jenisnya. Untuk harga tersebut berlaku pada semen instan dekoratif kemasan besar 40 kg per sak. Harganya sendiri bisa berbeda-beda di setiap wilayah.
Perpaduan Konsep Ekspos dan Elemen Kayu

Penghuni bisa menciptakan kesan industrial dengan perpaduan konsep ekspos dan elemen kayu. Buatlah konsep dinding, lantai hingga plafon yang mengusung konsep semen ekspos.
Kemudian, tambahkan furniture dengan elemen alami berupa rak dan meja kayu. Penghuni juga bisa meletakkan pot tanaman hias di dalam rumah agar suasana ruangan tetap terasa hangat dan nyaman.
Dinding Semen Ekspos Bertekstur

Bingung menentukan desain dinding rumah industrial dengan konsep modern? Penghuni bisa mewujudkan desain ini dengan membuat dinding semen ekspos bertekstur yang harganya mulai dari Rp150.000 per m². Ciptakan permukaan dinding yang tidak halus.
Kemudian, buat tampilan dinding agak kasar saat disentuh. Model dinding seperti ini cocok diaplikasikan untuk area eksterior atau ruang santai di perumahan. Padukan desain dengan tanaman hias simpel, seperti sukulen dan kaktus. Kombinasi tersebut bisa jadi point menarik di sudut ruangan. Namun tidak disarankan jika memiliki anak kecil karena jika tak hati-hati bisa melukai kulitnya yang masih halus dan sensitif.
Tips lainnya, bisa ikuti panduan Dekoruma. Dinding batu ekspos bertekstur memang bisa tampilkan kesan modern. Namun jangan pilih tekstur yang kasar karena ruangan jadi tak rapi. Dengan pengalaman sebagai arsitek selama bertahun-tahun, baiknya sematkan earthy tone untuk meningkatkan kesan modern. Warna tersebut bisa diterapkan pada furniture sehingga tampak harmonis dengan tampilan dinding batu eksposnya. Saat memasuki ruangan, jadi terasa lebih teduh dan nyaman.
Dinding dengan Motif Tegel

Penghuni bisa menciptakan kesan industrial dengan membuat dinding motif tegel persegi panjang. Padukan desain dinding ini dengan dominasi warna hitam dan putih pada furniture.
Sementara itu, gunakan lantai dengan tegel atau vinyl warna coklat seharga mulai dari Rp15.000 per pcs agar nuansanya lebih alami. Tujuannya untuk menyeimbangkan nuansa dinding ekspos yang cenderung dingin dan maskulin.
Konsep rumah industrial juga bisa dilihat dalam video di kanal YouTube Rancang Reka Ruang. Ketika melihat bagian depan bangunan, tampak penggunaan material semen ekspos yang berpadu dengan bata ekspos dan warna hitam. Tampilannya terlihat atraktif. Ada juga sentuhan tekstur semen, roster, baja dan kayu yang terlihat begitu nyaman sekaligus hangat. Menariknya, roster di bagian samping tidak hanya sebagai elemen estetis saja. Tapi juga bisa meminimalisir cahaya matahari langsung sekaligus membantu sirkulasi udara alami.
Palet Warna Desain Industrial vs Modern
Desain industrial memiliki palet yang lebih sederhana dibandingkan desain modern. Desain industrial berfokus pada warna netral mendekati monokromatik dan menekankan karakteristik material bangunan. Biasanya, warna abu-abu cukup banyak diaplikasikan pada desain ini. Sementara itu, desain modern menggunakan palet warna netral dan nuansa hitam putih. Namun, desain modern juga kerap menggabungkan warna-warna primer yang berani, sebagai langkah untuk menciptakan titik fokus.
Baca Juga: Keindahan dan Kelebihan Dinding Anyaman Bambu untuk Hunian Tropis
Secara keseluruhan, dinding rumah industrial mengutamakan tampilan mentah dengan garis-garis tajam, bersih dan lurus. Soal desain mana yang paling bagus, modern vs industrial sama-sama memiliki daya tarik tersendiri, sehingga bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing penghuni.

Saya seorang konsultan desain arsitek rumah dengan fokus pada spesialisasi material dinding. Dengan pengalaman tak kurang dari 9 tahun di industri tersebut, saya siap bagikan informasi seputar dekorasi ruang, gaya estetika dinding, material konstruksi hingga perawatan dinding secara mendalam. Kini saatnya miliki rumah impian bersama keluarga tercinta.



